Senin, 19 Mei 2014

tanya jawab islam.. 
 
 
> Sebenernya boleh apa tidak sich dateng ke Mesjid dalam keadaan Haid???

Jawaban:


Dari yang pernah saya pelajari tidak pernah saya temukan ayat Al Quraan yang
melarang seorang wanita yang sedang haid untuk masuk masjid. Yang dilarang
terhadap wanita yang sedang haid adalah shalat, saum dan bersetubuh dengan
suaminya. Tetapi kalau tidur dengan suaminya, Rasulullah pernah mencontohkan
bahwa beliau tidur satu selimut dengan isterinya yang sedang haid.

Kalau datang ke masjid untuk mendengarkan ceramah agama, dan yakin bahwa
tidak akan ada darah kotor yang tercecer di lantai masjid maka insya Allah
tidak ada larangan untuk memasuki mesjid. Sesuai dengan surat An Nisa ayat
43 yang dilarang memasuki masjid adalah orang yang sedang dalam keadaan
junub.

Berdasarkan suatu hadits bahwa Al Quraan itu adalah diri Rasulullah
Muhammad, dan ternyata isterinya yang haidpun dapat tidur satu selimut
dengan beliau, maka salah satu alasan orang perempuan haid boleh menyentuh
Al Mushhaf Al Quraan jadi dapat dibenarkan.


Minggu, 11 Mei 2014

cinta rosulullah Nafasku tersekat dalam tangisan Duhai, mengapa nafas tak lepas bersama jeritan Sesudahmu tiada lagi kebaikan dalam kehidupan Aku menangis karena aku takut hidupku akan kepanjangan Kala rinduku memuncak, kujenguk pusaramu dengan tangisan Aku menjerit meronta tanpa mendapatkan jawaban Duhai yang tinggal di bawah tumpukan debu, tangisan memelukku Kenangan padamu melupakan daku dari segala musibat yang lain Jika engkau menghilang dari mataku ke dalam tanah, engkau tidak hilang dari hatiku yang pedih Berkurang sabarku bertambah dukaku setelah kehilangan Khatamul Anbiya Duhai mataku, cucurkan air mata sederas derasnya jangan kautahan bahkan linangan darah Ya Rasul Allah, wahai kekasih Tuhan pelindung anak yatim dan dhuafa Setelah mengucur air mata langit bebukitan, hutan, dan burung dan seluruh bumi menangis Duhai junjunganku, untukmu menangis tiang-tiang Ka’bah bukit-bukit dan lembah Makkah Telah menangisimu mihrab tempat belajar Al-Quran di kala pagi dan senja Telah menangisimu Islam sehingga Islam kini terasing di tengah manusia Sekiranya kau lihat mimbar yang pernah kau duduki akan kau lihat kegelapan setelah cahaya

Sabtu, 10 Mei 2014

"Curahan Hati Teruntuk Kekasihku" kasih.. entah dengan apa ku harus menggambarkan segala rasaku padamu tak cukup dengan untaian kata, dan barisan kalimat indah. Astaghfirulloh.. aku kembali tersadar dari lamunan tak mampu tergambar dengan pewarna apapun, semuanya terlalu indah tak kan ada kanvas yang mampu membingkai semua warna tentangmu.. Maaf,mungkin tak akan ada lagi sms dariku yang rutin masuk ke hapemu tuk menanyakan sudah shalat atau belum. aku tak ingin engkau memiliki sedikit rasa ria sedikit pun di hatimu ketika kan beribadah. Ya Rabbi, halalkan semua rindu kami jika prnah melebihi rinduku pada Mu halalkan cinta kami jika pernah melebihi cinta yang seharusnya kami tujukan padaMu. Kekasihku.. rangkaian kata terakhir di surat ini semoga bisa menjadi pengingat sekaligus tanda akhir dari hubungan haram kita, Insya Allahya Allah.. Engkau cahaya di atas cahaya, dalam kerinduan mendalam,dalam tatih meniti pintu cahaya Mu izinkan aku menggelar sajadah bersamanya beralas cinta berujung surga kelak